Tanggal Hari Ini : 22 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Kalau Lele Jadi Primadona
Kamis, 12 Juni 2014 09:57 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Tahukah anda bahwa ikan lele memiliki kandungan gizi tinggi. Kandungan gizi yang terdapat dalam berat ikan  sebesar100 gram ikan lele memiliki kandungan sumber energy yang tinggi, yaitu sebesar 90,54%, mengandung protein 18,7 %, mengandung phosphor, lemak, kalsium, natrium, zat besi serta riboflavin dan niasin yang cukup. 

Dalam sebuh riset yang dilansir baru-baru ini terungkap bahwa lele ternyata mengandung omega 3 dan albumin yang tinggi. Kedua zat ini berfungsi untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh orang dewasa dan baik dikonsumsi untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan sel-sel otak dan jaringan tubuh.

 

Layak Dibudidayakan

Image lele sebagai ikan kotor, ikan kanibal, kurang bersih, dll,  kini sudah berubah. Ikan lele kini menjadi primadona baru pemenuhan qizi yang tinggi dari sumber budidaya perikanan darat. Ikan lele bahkan telah menjadi ikon ikan ternak dengan pemeliharaan yang baik, tidak tercemar karena menggunakan tempat yang terisolasi dan mudah dipelihara serta kuat terhadap gangguan penyakit.

Melihat  potensi yang besar dari ikan lele tersebut,  Elisabet K Tjianti mencoba membuat percontohan budidaya ikan lele di kawasan Desa Cibogo, Lembang, Jawa Barat. Perikanan percontohan budidaya ikan lele ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu masyarakat setempat  meningkatkan ekonominya dengan cara budidaya ikan  lele yang baik, terarah, dan menguntungkan. Selain itu hasil yang diperoleh diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat karena masyarakat setempat yang tidak memelihara ikan lele dapat membeli dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik. Langkah ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru karena potensi pasarnya sangat besar.

Peternakan Lele, lele primadona

Lele ‘Gisel”

Untuk membedakan pembudidayaan lele milik Elisabet dengan pembudidayaan lele milik orang yang lain, ia memberi  nama budidaya ikan lelenya dengan brand ‘Gisel’ (Gizi Sehat Lele).  Usaha ini didirikan dengan melibatkan komunitas masyarakat kelas bawah  khususnya masyarakat di Kawasan  Desa Cibogo, namun dengan pengarahan dan pendampingan terpadu  kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.

“Pengarahan dan pendampingan diharapkan agar usaha yang dilakukan masyarakat dapat berkembang sesuai yang diharapkan,” ujar Elisabet.

Beberapa langkah yang dilakukan Gisel untuk mencapai tujuan tersebut antara lain : membuat kolam pembibitan dan melakukan pemilihan bibit lele terbaik, melakukan sosialisasi bagaimana mengembangkan usaha lele dengan baik, melakukan pembinaan untuk pengadaan tempat produksi yang baik, memberi pakan khusus dalam bentuk pelet dan ganggang yang tepat agar hasil yang diperoleh dapat optimal.

Untuk pemeliharaan yang tepat, menurut Elisabet, lele yang diternakkan dalam waktu hanya 45 hari sudah dapat dipanen. Hasil budidaya lele milik masyarakat oleh Gisel dibeli kembali dan dipasarkan kepada pelanggan-pelanggan yang telah menjalin kerjasama pemasaran dengan Gisel. Seluruh ikan lele yang dipasarkan Gisel tidak berbau amis ikan, dan tidak bau tanah, sangat jauh berbeda dengan hasil ikan lele dari peternakan lainnya.

 

Menurut Elisabet, Gisel melakukan produksi lele  dengan cara proses produksi yang baik dengan cara memilih indukan jantan dan betina yang baik, dilakukan fertilisasi, penetasan benih, pemilihan bayi lele yang baik, penjualan benih kepad mitra dan sekaligus pembinaan dan pengembangan berdasarkan standarisasi yang telah ditetapkan Gisel. Melakukan pembelian kembali produk yang dihasilkan mitra serta melakukan distribusi produk dalam bentuk ikan segar, ikan frozen, dan olahan (nugget, fillet, asap, siomay, abon, dan kerupuk).

Berdasarkan konsep pengembangan yang telah diujicobakan di beberapa kolam milik mitra, apa yang telah dikembangkan Gisel mencapai tingkat keberhasilan mencapai 90%, dan Elisabet berharap Gisel dapat mengembangkan konsep serupa di tempat atau lokasi yang lain.

Peternakan Lele, lele primadona

Jaminan Produksi 

Sebagai tindak lanjut dari pengembangan bisnis ikan lele berbasis pemberdayaan masyarakat,  Gisel telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Tingkat I Jawa Barat untuk melakukan sertifikasi serta uji klinis setiap proses produksi ikan lele  yang dihasilkan. Dinas Kesehatan selaian melakukan uji fisik dan kunjungan lapangan, juga melakukan uji klinis di laboratorium yang berujung pada pengakuan dan keterangan yang dituangkan dalam surat keterangan telah lulus uji laboratorium Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat No442/56/75-Dinkes.

Selain itu Gisel juga telah mempunyai merk dagang sebagai produk yang dapat disebarluaskan dan mempunyai potensi pasar yang baik. Gisel juga telah didaftarkan Hak Cipta dari departemen Perindustrian dan Perdagangan sehingga sebagai entitas bisnis kecil, Gisel berpeluang menjadi entitas bisnis yang diperhitungkan di masa mendatang.

Peternakan Lele, lele primadona

Untuk mendukung aktifitas bisnis pengembangkan ikan lele, Gisel menyediakan beneih ikan lele untuk pembesaran, menyediakan olahan lele seperti abon lele, nugget lele, smoked lele, dan lain-lain. Berminat bekerjasama silakan kontak di telepon 0852 2158 8808.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari