Tanggal Hari Ini : 22 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Bisnis Budidaya Kambing
Selasa, 24 Mei 2016 02:20 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Oleh
Hariyanto Wicaksono, Malang

Nikmatnya sate kambing atau gule kambing, selalu mengingatkan bahwa potensi budidaya kambing sangat besar. Daging kambing umumnya memiliki rasa yang kuat namun hal ini amat tergantung bagaimana kambing tersebut dibesarkan. Masakan karibia biasanya menggunakan daging kambing yang sudah tua dengan aroma yang lebih kuat. Daging bagian iga, loin, dan tenderloin cocok dimasak secara cepat, sedangkan bagian lainnya lebih cocok direbus dalam waktu lama.
Daging kambing memiliki lemak dan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan daging domba dan daging sapi, dan menjadi sumber daging yang sangat dikenal dan menjadi favorit pada hari raya Idul Adha / Idul Qurban atau kegiatan perayaan hari besar dan kegiatan tasyakuran lainnya.
Pemeliharaan kambing relative mudah, karena dapat di pelihara di semua tempat, dapat di intregrasikan dengan kehutanan, pertanian, perkebunan atau perikanan, sangat sesuai dengan masyarakat pedesaan karena murah harganya, jumlah pakannya relatif sedikit (2 – 2,5 kg per ekor), cepat berkembang biak. Meskipun ada beberapa kendala yang cukup menggangu seperti daging kambing berbau khas ( lebus), namun dengan standar pemotongan yang bersih bau lebus tersebut dapat diatasi.

beternak kambing, cara beternak kambing, prospek bisnis peternakan

Sebagai unit usaha, beternak kambing lebih cepat keuantungannya dibanding beternak sapi. Berikut perbandingannya.
Dalam budidaya kambing, permasalahan mendasar yang masih menjadi kendala adalah kualitas bibit yang masih kurang baik, manajemen budidaya yang cenderung apa adanya, pakan seadanya, serta belum adanya system manajemen skala usaha serta pasar yang dapat dicreat sendiri dengan baik. Perlu ada konsep bisnis kemitraan yang dapat memenuhi kebutuhan pasar yang cukup besar.
Penting bagi pengembangan kambing yang berkualitas untuk memperhatikan bibit dan perbaikan genetika dari sumber bibit lokal yang ada, memperhatikan genetika lokal yang baik, mencari pejantan yang unggul untuk perbaikan genetika baru, anak betina hasil perkawinan dengan pejantan unggul dikawinkan lagi dengan jenis pejantan lain yang unggul, maka potensi genetika kambing unggul akan muncul jika pemberian pakan dan pengelolaan dilakukan dengan baik, termasuk pembuatan kandang yang memenuhi syarat yaitu ruangan minimal 1,5 meter persegi per ekor, ada lantai panggung, sirkulasi udara dan penyinaran matahari yang baik, membuat kandang khusus kawin, kandang dara, dan kandang menyusui, membuat tempat pakan dan tempat minum yang memadai. 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari